Senin, 02 Januari 2017

Laporan Studi Lapangan Di Museum Ronggowarsito




Sekilas tentang Museum Ronggowarsito
   Museum Ronggowarsito menjadi salah satu wisata sejarah, dengan banyaknya aset yang berada pada museum tersebut menjadikan Museum Ronggowarsito sebagai salah satu wisata edukatif yang cocok untuk dikunjungi oleh para pelajar maupun wisatawan baik skala lokal maupun nasional.
   Museum Ronggowarsito berada di lokasi Jl. Abdulrahman Saleh No. 1 Semarang, Jawa Tengah. Museum ini berada tidak jauh dari bandara Internasional Ahmad Yani Semarang tepatnya berada di sebelah bundaran Kalibanteng. Dan hanya berjarak kurang lebih 4 KM kebarat dari pusat kota.
Obyek wisata Semarang ini sangat cocok untuk dikunjungi karena didalam museum tersebut para wisatawan bisa melihat berbagai macam koleksi peninggalan sejarah yang ada di Jawa yang tentunya bisa menambah pengetahuan bagi para wisatawan yang datang berkunjung ke museum tersebut.
    Museum Ronggowarsito dibuka untuk umum dalam setiap harinya mulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB. Sedangkan harga tiket masuk Museum Ronggowarsito juga sangat terjangkau, Rp 4000,- untuk dewasa dan Rp 2000,- untuk anak-anak bagi wisatawan domestik atau wisatawan lokal, dan Rp. 10.000,- perorang bagi pengunjung atau wisatawan asing.
    Pada Gedung A terdapat pameran alat-alat musik kuno dan macam-macam batuan alam yang terbentuk dari peristiwa alami, seperti meletusnya gunung berapi. Bergeser ke ruangan selanjutnya adalah gedung B. Didalam gedung B kita disajikan berbagai benda-benda prasejarah yang ada pada zaman dahulu lengkap dengan berbagai keterangannya. Saat pertama kita memasuki gedung ini, kita disambut dengan miniatur fosil gajah pada zaman dahulu yang begitu besar. Tidak hanya fosil gajah gedung ini juga menampilkan beberapa fosil manusia dan hewan-hewan purba pada zaman dahulu. Masih di gedung yang sama tapi berbeda ruangan, kita akan disuguhkan berbagai macam candi dan prasati yang ada di Indonesia. akan tetapi didalam gedung ini hanya terdapat 2 miniatur candi, yakni candi borobudur dan candi prambanan. meskipun begitu di dalam gedung ini terdapat banyak informasi mengenai beberapa candi yang ada di Indonesia. 











    Diakhir ruangan ini terdapat miniatur kapal layar yang sangat besar. kapal tersebut merupakan kapal Indonesia pertama yang berlayar didunia. Setelah keluar dari gedung B, kita akan memasuki gedung C. Dimana dalam gedung C ini terdapat berbagai benda-benda peninggalan sejarah yang berkaitan erat dengan agama islam dan walisongo, seperti : miniatur menara kudus, maket menara kudus, mimbar dakwah, dan lain sebagainya. Didalam gedung ini kita juga dapat menmukan berbagai miniatur kejadian atau peristiwa penting yang terjadi di Semarang dan sekitarnya lengkap dengan narasi yang diputarkan melalui media audio, salah satunya pertempuran lima hari di Semarang. Gedung yang terakhir dan paling ujung adalah gedung D. Gedung ini menyajikan berbagai benda-benda daerah dan kesenian yang ada di Indonesia, seperti alat musik daerah, rumah adat, baju adat dan lain sebagainya.
    Dari kunjungan ini dapat kita simpulkan bahwa banyak sekali  pengetahuan tentang sejarah yang belum kita ketahui sebelumnya diantaranya: arsitektur Menara Kudus, bahwa Menteri Supeno pernah menjabat sebagai Menteri Pembangunan dan Menteri Pemuda dan Olahraga, yang pernah menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah pertama: kedua dan ketiga, dll.
Oleh:
Maulida Almas Fadhilah
1403026082
PBA 5A 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar