Sekilas tentang Museum Ronggowarsito
Museum Ronggowarsito menjadi salah satu wisata sejarah, dengan
banyaknya aset yang berada pada museum tersebut menjadikan Museum
Ronggowarsito sebagai salah satu wisata edukatif yang cocok untuk
dikunjungi oleh para pelajar maupun wisatawan baik skala lokal maupun
nasional.
Museum Ronggowarsito berada di
lokasi Jl. Abdulrahman Saleh No. 1 Semarang, Jawa Tengah. Museum ini
berada tidak jauh dari bandara Internasional Ahmad Yani Semarang
tepatnya berada di sebelah bundaran Kalibanteng. Dan hanya berjarak
kurang lebih 4 KM kebarat dari pusat kota.
Obyek wisata Semarang ini sangat cocok
untuk dikunjungi karena didalam museum tersebut para wisatawan bisa
melihat berbagai macam koleksi peninggalan sejarah yang ada di Jawa yang
tentunya bisa menambah pengetahuan bagi para wisatawan yang datang
berkunjung ke museum tersebut.
Museum Ronggowarsito dibuka
untuk umum dalam setiap harinya mulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB.
Sedangkan harga tiket masuk Museum Ronggowarsito juga sangat terjangkau,
Rp 4000,- untuk dewasa dan Rp 2000,- untuk anak-anak bagi wisatawan
domestik atau wisatawan lokal, dan Rp. 10.000,- perorang bagi pengunjung
atau wisatawan asing.
Pada Gedung A terdapat pameran alat-alat musik
kuno dan macam-macam batuan alam yang terbentuk dari peristiwa alami, seperti
meletusnya gunung berapi. Bergeser ke ruangan selanjutnya adalah gedung B.
Didalam gedung B kita disajikan berbagai benda-benda prasejarah yang ada pada
zaman dahulu lengkap dengan berbagai keterangannya. Saat pertama kita memasuki
gedung ini, kita disambut dengan miniatur fosil gajah pada zaman dahulu yang begitu
besar. Tidak hanya fosil gajah gedung ini juga menampilkan beberapa fosil
manusia dan hewan-hewan purba pada zaman dahulu. Masih di gedung yang sama tapi
berbeda ruangan, kita akan disuguhkan berbagai macam candi dan prasati yang ada
di Indonesia. akan tetapi didalam gedung ini hanya terdapat 2 miniatur candi,
yakni candi borobudur dan candi prambanan. meskipun begitu di dalam gedung ini
terdapat banyak informasi mengenai beberapa candi yang ada di Indonesia.
Diakhir ruangan ini terdapat miniatur kapal layar yang sangat besar. kapal
tersebut merupakan kapal Indonesia pertama yang berlayar didunia. Setelah
keluar dari gedung B, kita akan memasuki gedung C. Dimana dalam gedung C ini
terdapat berbagai benda-benda peninggalan sejarah yang berkaitan erat dengan
agama islam dan walisongo, seperti : miniatur menara kudus, maket menara kudus,
mimbar dakwah, dan lain sebagainya. Didalam gedung ini kita juga dapat menmukan
berbagai miniatur kejadian atau peristiwa penting yang terjadi di Semarang dan
sekitarnya lengkap dengan narasi yang diputarkan melalui media audio, salah
satunya pertempuran lima hari di Semarang. Gedung yang terakhir dan paling
ujung adalah gedung D. Gedung ini menyajikan berbagai benda-benda daerah dan
kesenian yang ada di Indonesia, seperti alat musik daerah, rumah adat, baju
adat dan lain sebagainya.
Dari kunjungan ini dapat kita simpulkan bahwa banyak sekali pengetahuan tentang sejarah yang belum kita ketahui sebelumnya diantaranya: arsitektur Menara Kudus, bahwa Menteri Supeno pernah menjabat sebagai Menteri Pembangunan dan Menteri Pemuda dan Olahraga, yang pernah menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah pertama: kedua dan ketiga, dll.
Oleh:
Maulida Almas Fadhilah
1403026082
PBA 5A
Tidak ada komentar:
Posting Komentar